Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian, Fungsi, dan Makna Warna

Warna merupakan unsur yang paling menonjol dalam unsur-unsur tata letak desain grafis. Pada dasarnya, warna adalah suatu cahaya yang dipantulkan dari suatu objek ke mata manusia.

Objek yang dilihat dan dapat mengubah persepsi manusia.

Warna adalah fenomena yang dapat terjadi karena adanya tiga unsur, yaitu cahaya, objek, dan pengamat (observer).

Dalam pembuatan warna desain grafis, warna memiliki beberapa fungsi sebagai berikut :

1.    Fungsi estetika

Secara umum telah diketahui bahwa warna memiliki kekuatan untuk membangkitkan rasa keindahan,  Perpaduan warna yang satu dengan warna yang lain akan membentuk keindahan dalam karya desain grafis.

2.    Fungsi psikologis

Warna dapat memberikan kesan perasaan tertentu, misalnya warna biru langit dapat memberikan kesan untuk ketenangan.

3.    Fungsi identitas

Warna memiliki fungsi untuk mempermudah orang untuk mempermudah orang untuk mengenali identitas suatu kelompok, organisasi, atau perusahaan. Misalnya warna seragam, bendera, logo, dan lain-lain.

LIHAT JUGA : Cara Terbaru Mendaftar Akun Dana

Suatu warna yang dipilih akan menampilkan identitas, menyampaikan pesan, menarik perhatian, dan juga memiliki kekuatan untuk memengaruhi psikologi orang yang melihatnya.

Warna adalah sesuatu yang berhubungan dengan emosi manusia dan dapat menimbulkan pengaruh psikologis. 


Berikut adalah contoh warna beserta kesan/maknanya :

Merah

  • Lambang keberanian, kemarahan, dan kekuatan
  • Aktif, energi, marah, berani, peringatan, bahaya, dan positif

Biru

  • Lambang keagungan keyakinan, keteguhan iman, kesetian, kebenaran, kemurahan   hati, kecerdasan, perdamaiam, kesatuan, kepercaan, dan lain-lain
  • Dingin, melankolis, sayu, sendu, sedih, tenang, berkesan jauh, dan mendalam
Kuning
  • Keadaan terang dan hangat
  • Gembira, ramah, supel, riang, dan cerah
  • Kuning tua dan kung kehijau-hijauan mengasosiasikan sakit, penakut, dan iri
Oranye
  • Sering dianggap sebagai warna dan inovasi dan pemikiran modern
  • Warna ini mengandung arti muda, riang, serta kejangkauan sehingga banyak di gunakan sebagai warna pengumumamn penjualan obral
Hijau
  • Lambang kesuburan, keseimbangan, keselarasan, kesegaran dan identik dengan pertumbuhan dalam lingkungan yang alami
Hitam
  • Praktis, serius, dan hangat
  • Identik membawa sifat kekuatan, kemewahan, kematian, keanggunan, misteri, kesedihan, dan ketakutan
Putih
  • Melambangkan cahaya, kebersihan, kesucian, kemurnian, kejujuran, ketulusan, ketentraman, kesopanan, keadaaan tidak bersalah, dan simpel
Abu-abu
  • Memiliki kesan elegan, eksklusif, ketenangan, kemurungan, ketidak cerian
Cokelat
  • Identik dengan warna tanah atau warna natural
  • Memiliki kesan kesunyian,kepercayaan, sopan, arif, dan kebijaksanaan
Ungu
  • Lambang kebesaran, kejayaan, kebangsawanan, kebijaksanaan, dan pencerahan
  • Identik dengan cantik, spiritual, misteri, dan arogen/keangkuhan
Terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan warna, diantaranya sebagai berikut :

1. Mengetahui audiens yang akan melihat karya desain, apakah balita, remaja, dewasa, usia lanjut, laki-laki, atau perempuan dapat dilakukan dengan cara memilih warna yang tepat sesuai psikologi warna.

2. Sebaiknya menentukan warna latar belakang terlebih dahulu sebelum mendesain. Warna latar belakang akan dilihat atau dirasakan pertama kali. Warna latar belakang bisa berupa blok warna atau gambar monokrom.

BACA JUGA :

3. Gunakan warna yang kontras antara teks dan background agar teks dapat terlihat dan terbaca dengan jelas.

4. Batasi warna utama hanya dua atau tiga warna saja, Hitam dan putih jangan dianggap sebagai warna karena fungsinya sebagai pencahayaan (lightness).

5. Gunakan metode warna yang harmonis untuk membuat tampilan yang menyenangkan. Semua komponen harus menyatu secara bersamaan agar menghasilkan karya desain yang menarik.

6. Jangan menggunakan atau menggabungkan warna-warna aneh dan ganjil.